Kamis, 24 September 2015

Astronomy, the Stress Reliever

Pemrograman bukanlah satu-satunya hobi saya. Ada salah satu hal yang sejak kecil, saya tertarik padanya, yaitu astronomi.
Waktu saya kecil, saya pernah meminta untuk dibelikan sebuah ensiklopedia tentang tata surya, dan itulah yang membangkitkan rasa ingin tahu saya tentang astronomi. Tapi karena keterbatasan akses informasi pada waktu itu, saya hanya belajar tentang astronomi dari buku. Dulu terkadang saya menamai bintang-bintang yang saya lihat seenak saya. Misal, bintang yg ada di arah timur saya sebut bintang timur, dan sebagainya (langit malam di Jakarta tidak terlalu bagus untuk observasi, jadi hanya sedikit bintang yang terlihat).

Mulai saya SMP, saya sempat "lost contact" dengan astronomi, hingga akhirnya ketika saya memilih masuk SMA 38 Jakarta, saya mendapat info kalau di 38 itu ada klub astronominya (walaupun saya akhirnya malah ikut robotiknya :v). Di SMA, wawasan saya tentang astronomi semakin terbuka, terlebih dengan perkenalan saya dengan Himpunan Astronomi Amatir Jakarta.

Hingga saat ini, saya menikmati astronomi sebagai hobi saya. Ketika sedang stress karena kodingan ngebug atau karena tugas sekolah atau masalah lainnya, terkadang saya sempatkan (kalau mungkin) untuk memandang langit malam, sekedar untuk penghilang stress.

Lalu kenapa saya lebih memilih OSN Komputer dibanding OSN Astronomi? Yah, OSN Astronomi itu (menurut saya) hitung-hitungannya lebih bikin stress daripada OSN Komputer, jadi saya rasa lebih baik bidang informatika sebagai bidang untuk didalami dan astronomi sebagai hobi :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

-Mohon untuk tidak spam di komentar-